banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan

Raih Emas di PON Papua, Dua Putri Mura Bakal Terima Bonus

Jum, 15 Oktober 2021 | 600 Views

JANJIKAN BONUS : Sekretaris Umum KONI Mura Bertho Koling Kodrat saat menyampaikan rencana pemberian bonus kepada dua atlet asal Murung Raya yang turut meraih mendali emas pada cabang Dayung Putri pada PON XX Papua, Kamis (14/10).

PURUK CAHU – Dua putri Murung Raya yang tergabung dalam atlet Dayung dijanjikan akan menerima bonus dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat.

Bonus tersebut bakal diserahkan setelah pihak KONI mendapati kabar atlet dayung yang berjuang di Pekan Olaharaga Nasional (PON) XX di Papua mewakil Kalimantan Tengah pada cabang Tradisional Boat Race (TBR) Mix 1000 meter, serta nomor 200 dan 500 semuanya meraih mendali emas.

Sebagai bentuk kepedulian atas rasa bangga Kabupaten Murung Raya terhadap prestasi kedua atlet dayung putri, yakni Karmila dan Selvia Sari pihak KONI Mura bersama pemerintah kabupaten setempat melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Parpora) Mura akan berikan beberapa reward atau bonus nantinya.

“Sebagai wujud apresiasi nantinya, Pemkab Mura melalui Dinas Parpora bersama KONI Mura nanti akan berupaya memberikan mereka penghargaan dalam bentuk finansial, misalkan seperti diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau didaftarkan sebagai anggota Polri dan TNI sesuai minat mereka,” ungkap Sekretaris Umum KONI Muta Bertho Koling Kodrat di Sekretariat KONI Mura, Kamis (14/10).

Menurut Bertho, KONI Mura juga mengatur sedemikian rupa, memberikan bonus berupa uang tunai pada saat kepulangan kedua atlet dayung tersebut yang nantinya akan kami komunikasikan dengan dewan pembina KONI, yakni Bupati Mura untuk penyerahan secara langsung.

Sementara itu Sekretaris Dinas Parpora Mura K. Zen Wahyu Priatna menyampaikan terdapat beberapa perihal kedepannya yang akan menjadi bahan evaluasi kami di bidang olahraga ini termasuk kepada para atlet yang berprestasi mengharumkan nama daerah kita di kancah Nasional.

“Karena setiap atlet ini dibawah bimbingan masing-masing organisasi cabang olahraga (Cabor), sama halnya seperti atlet dayung dibawah PODSI Mura yang bisa kami sebutkan mati suri, dimana seharusnya sejak keberangkatan atletnya harus diperhatikan dan intens melakukan koordinasi, kedepannya harapan kami seluruh organisasi Cabor bisa proaktif memantau setiap atletnya,” tambah Zen Wahyu. (Mur)

iklan

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *