Ini Jawaban Pemkab Mura Terkait Pemandangan Fraksi Terhadap RAPB Perubahan

Kam, 8 September 2022 | 209 Views

Puruk Cahu – Bupati Murung Raya, Perdie M Yoseph melalui Bupati Murung Raya Rejikinoor memberikan jawaban terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rencana APBD perubahan tahun anggaran 2022.

 

Dalam jawabannya, Bupati Mura menanggapi pandangan dari fraksi terhadap urusan di bidang angggaran, di mana pada dasarnya, Pemerintah Daerah sepakat pada perubahan APBD tahun 2022 memprioritaskan pada pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat.

 

 

“Dalam menyusun APBD perubahan tahun anggaran 2022 ini, ada beberapa hal yang menjadi acuan pemerintah daerah dalam menentukan program/kegiatan skala prioritas, yaitu pemenuhan kebutuhan kekurangan gaji dan tunjangan pegawai ASN, program Kepala Daerah yang sudah ditetapkan dengan perda multi years, pemenuhan pelayanan kebutuhan dasar yaitu bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang berdampak kepada seluruh lapisan masyarakat, pemulihan ekonomi dan hasil rekomendasi dari auditor terhadap pelaksanaan kegiatan yang tertunda pada tahun sebelumnya,” tutur Rejikinoor menyampaikan pidato pengantar Bupati Mura dalam rapat Paripurna Ke- 3, pada masa sidang III tahun 2022, Kamis (8/9/2022). 

 

Rejikinoor juga mengatakan, atas pemandangan fraksi terhadap urusan di bidang pendidikan terkait dengan belum beroperasinya gedung Perguruan Tinggi yang sudah ada di Kabupaten Murung Raya. 

 

Perlu kami informasikan, bahwa berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015, kewenangan Pemerintah Daerah dalam urusan bidang pendidikan adalah pendidikan dasar jenjang PAUD, SD dan SMP, sedangkan untuk penyelenggaraan Pendidikan Tinggi adalah kewenangan Pemerintah Pusat.

 

Namun dalam hal ini Pemkab Mura tetap berupaya untuk bekerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi termasuk berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, khususnya Direktorat Pendidikan Tinggi agar Politeknik di Kabupaten Murung Raya memiliki izin operasional.

 

Wabup Mura mengucapkan terima kasih kepada Fraksi Partai DPRD yang telah mendukung pemekaran Kecamatan Laung Tuhup menjadi Kecamatan Puruk Bondang, Rejikinnor juga menyampaikan bahwa penentuan lokasi Ibukota Kecamatan Puruk Bondang sudah melalui proses yang cukup panjang, sesuai dengan rekomendasi yang termuat dalam kajian akademis rancangan Peraturan Daerah tentang pembentukan Kecamatan Puruk Bondang.

 

“Dari berbagai aspek rentang kendali Ibukota Kecamatan yang relatif tepat, baik dari aspek rentang kendali Pemerintahan, posisi potensi ekonomi dan masyarakat secara historis adalah berada di Kelurahan Batu Bua I atau di desa Muara Maruwei I, dengan alternatif pilihan lain yang cukup potensial dan prospektif adalah diantara Kelurahan Batu Bua I dan desa Muara Maruwei I atau di desa Muara Maruwei II dan sebagai informasi untuk kita bersama jumlah penduduk Kecamatan Puruk Bondang sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan pada peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2018 tentang Kecamatan,” jelas Rejikinoor.

 

Dalam pidatonya Wabup Rejikinoor mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Fraksi DPRD karena telah memberikan saran dan masukan yang menyentuh berbagai sektor penting untuk pembangunan Kabupaten Murung Raya, terutama di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan ekonomi. fungsi pengawasan yang dijalankan oleh DPRD Kabupaten Murung Raya dalam penyusunan rancangan APBD perubahan tahun anggaran 2022 diharapkan menjadi acuan bagi Pemerintah Daerah dalam menyusun program dan kegiatan yang bisa mensejahterakan masyarakat Kabupaten Murung Raya.(Mur)

iklan

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *