Dewan Barut Minta Dinas Terkait Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Jum, 7 Juni 2024

Muara Teweh – Jelang hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah atau lebaran Haji maupun lebih dikenal dengan hari raya kurban tahun 2024 yang jatuh pada Senin tanggal 17 Juni 2024, tentunya selalu dilakukan penyembelihan hewan seperti hewan seperti sapi maupun kambing.

Hal itu juga tidak lepas dari perhatian dari anggot DPRD Kabupaten Barito Utara, H Surianoor SE. Dimana dirinya memberikan himbauan kepada seluruh panitia kurban yang nantinya akan melakukan penyembelihan hewan, harus terlebih dahulu memperhatikan kondisi kesehatan hewan kurban tersebut. Teruntuk hewan yang kurang baik atau tidak sehat tentunya sudah mempunyai ciri yang bisa dilihat.

“Saya harap kepada panitia kurban nantinya agar memperhatikan hewan seperti sapi maupun kambing yang akan dibeli agar pada saat proses penyembelihan dan pembagian daging kurban terhindar dari hal yang tidak diinginkan,” harap politisi Partai Demokrat Barito Utara, Jumat (7/6/2024).

Dikatakannya bahwa hari raya kurban ini selalu melibatkan dari Dinas Pertanian dan instansi terkait. Hal ini guna memastikan kondisi hewan tersebut dalam keadaan sehat dan tidak sakit serta layak untuk dikonsumsi.

Untuk itu kata dia semua hewan nantinya akan diperiksa terlebih dahulu dengan mendatangi penjual atau peternak sapi dan kambing ini. Bukan hanya itu saja jika terdapat peternak nakal nantinya akan diberikan sanksi yang berlaku.

“Saya selaku anggota DPRD Barito Utara mengharapkan kepada seluruh peternak baik itu sapi ataupun kambing agar menjaga hewan ternaknya dengan baik dan jika terdapat hewan yang sakit agar segera melakukan pengkoordinasian kepada dinas terkait agar diberikan penanganan yang tepat,” kata H Surianoor.

Dirinya juga mengharapkan beberapa hari sebelum lebaran Idul Adha nanti dinas terkait sudah menerjunkan anggotanya ke pedagang hewan ataupun peternakan sapi dan kambing yang dominan dibeli panitia kurban untuk disembelih.

Dan kepada panitian kurban dirinya juga meminta pada saat membeli hewan kurban hendaknya didampingi dari tim kesehatan dari Dinas Pertanian maupun panitia yang memahami kondisi pada hewan.

“Saya juga mengimbau kepada tim kesehatan, agar melakukan percepatan pengecekan kondisi hewan yang ada di Muara Teweh dan sekitarnya terelebih di wilayah Barito Utara,” kata dia.(al)

iklan

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *