Pemkab Barito Utara Dukung Program Survey Percepatan Penurunan Stunting

Sen, 28 Agustus 2023

Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) akan mendukung kegiatan pelaksanaan program survey percepatan penurunan stunting di Kabupaten Barito Utara.

Bupati H Nadalsyah melalui Wakil Bupati Sugianto Panala Putra mengatakan langkah-langkah strategis yang dilaksanakan oleh Pemkab Barito Utara dalam rangka percepatan penurunan stunting adalah sesuai dengan yang tertuang dalam Perpres 72 tahun 2021.

Dijelaskan Wabup Sugianto Panala Putr, ada lima sasaran penurunan kasus stunting yaitu pendampingan calon pengantin, pendampingan ibu hamil, pendampingan ibu pasca persalinan, pendampingan anak usia 0-59 bulan dan pemberian makanan tambahan bagi keluarga beresiko stunting.

“Untuk itu mari kita bersama-sama menjaga dan membangun wilayah kita Kabupaten Barito Utara agar terhindar dari adanya kasus stunting, sehingga SDM di daerah kita menjadi sehat dan unggul menuju indonesia emas tahun 2045, sesuai yang di harapkan kita bersama,” ,” kata Wabup Sugianto Panala Putra membcakan sambutan Bupati pada acara pertemuan Diseminiasi Kasus Stunting tahun 2023, di aula Setda lantai I, Senin (28/8/2023).

Ia juga mengatakan agar semua tahapan pelaksanaan kegiatan survey percepatan penurunan stunting dapat berjalan sebagaimana mestinya, diperlukan sinergitas lintas sektor dan seluruh stakeholder terkait lainnya. Sehingga penurunan angka stunting di Kalteng dari 26,9 persen tahun 2022 bisa menjadi 15,38 persen di tahun 2024.

“Pelaksanaaannya ini tidak bisa dilakukan secara individu atau oleh instansi atau lembaga tertentu saja, namun perlu dilakukan secara konvergen dengan melibatkan berbagai pihak yang berkompeten serta memiliki pemahaman yang sama akan tugas dan fungsi yang melekat pada instansi, lembaga, profesi, atau organisasi masing-masing,” tegas Wabup.

Pada kesempatan tersebut Wabup mengajak semua warga masyarakat di Barito Utara, lembaga pemerintah maupun swasta untuk mengambil bagian dan aktif dalam mengatasi permasalahan stunting di daerah ini.

“Harapan saya, agar semua organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah lurah, desa, RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemangku adat, tokoh pemuda,dan seluruh kader masyarakat, memperhatikan kondisi yang ada dilapangan berkaitan dengan ketahanan pangan dan gizi serta berkaitan dengan ketersediaan air bersih dan juga hygiene sanitasi di berbagai wilayah di daerah ini. Maksimalkan koordinasi diantara kita semua, sehingga permasalahan stunting dapat diatasi di Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.(al)

iklan

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *