banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan

Puspaga di Mura Sebagai Wadah Bangun Pertumbuhan Anak dan Kualitas Keluarga

Sen, 25 Oktober 2021 | 245 Views

Pembukaan sosialisasi PUSPAGA di Mura oleh Sekretaris Daerah Mura dan digagas oleh Dinas P3ADALDUK KB Mura

PURUK CAHU – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3ADalduk KB) Murung Raya (Mura) mengadakan Sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mura, Drs Hermon di Aula Sekretariat Daerah Gedung B, Senin (25/10/2021).

Sebagai narasumber dalam sosialisasi PUSPAGA tersebut, Dinas P3ADalduk KB Mura melibatkan pihak Kementrian PP dan PA Jakarta Eti dan Psikolog UPT PPPA Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) selaku narasumber.

Sekertaris Dinas P3ADalduk KB Mura, Godsonwin menyampaikan tujuan sosialisasi PUSPAGA tersebut sebagai bentuk layanan dan pendampingan dalam meningkatkan kualitas keluarga di Mura serta dalam melakukan pendekatan dengan anak.

“Terutama fokus dalam membangun pertumbuhan anak di Mura yang kita ketahui bahwa anak pada hakikat nya adalah merupakan amanah dari Tuhan yang menjadi unsur utama dalam generasi penerus bangsa yang strategis bagi pembangunan dan perkembangan masyarakat di Mura kedepannya melalui pendampingan PUSPAGA ini nantinya,” ungkap Sekertaris Dinas P3ADalduk KB Mura ini.

Meningkatkan kualitas interaksi dengan anak tentu akan memiliki dampak yang sangat positif dalam mencegah perilaku menyimpang bagi setiap anak. Upaya lain yang dapat dilakukan dan sudah diterapkan beberapa PUSPAGA adalah membangun jejaring kerja sama dengan lembaga atau layanan peduli terhadap keluarga lainnya.

“Salah satunya, seperti saat kita sedang marah kita harus tetap menjaga intonasi nada bicara kita agar anak itu tidak merasa tertekan walaupun kita sedang marah, tetap gunakan kalimat baik untuk mengajarkan anak,” ucap Psikolog UPT PPPA Provinsi Kalteng, Rensi saat menyampaikan paparannya.

Dengan adanya sosialisasi PUSPAGA tersebut, diharapkan mampu menjadi wadah permasalahan keluarga yang timbul sehingga nantinya tidak berdampak pada pertumbuhan anak-anak sebagai generasi emas yang ada di Mura. (Mur)

iklan

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *