banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan

Pemkab Mura Persiapkan Konsep Rencana Detai Tata Ruang Perkotaan Puruk Cahu

Rab, 29 September 2021 | 313 Views

PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melaksanakan kegiatan focus group discussion 1 (FGD -1) yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Mura, Drs Hermon didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ferry Herdi yang berlangsung di Aula Gedung A Setda Kantor Bupati Mura, Rabu (29/9).

Forum tersebut juga diikuti oleh Kepala Dinas PUPR Mura, Dinas Perhubungan Mura, Kapala BPBD Mura serta perwakilan dari instansi terkait guna melakukan analisis dan penyusunan konsep Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Perkotaan Puruk Cahu.

Drs Hermon menjelaskan bahwa FGD-1 ini dilaksanakan untuk membahas beberapa isu pembangunan perioritas di Murung Raya sebagai bahan pertemuan pada 5 Oktober 2021 mendatang.

“Saat ini, Bupati dan Wakil Bupati Mura akan menganggarkan biaya pembangunan infrastruktur darat sebesar Rp 100 Milyar pembahasan RPJMD Mura yang dilaksanakan pada penghujung masa jabatan tahun 2023 nantinya,” terang Sekda Mura.

Dijelaskannya juga, bahwa RDTR untuk Kabupaten Murung Raya saat ini memiliki 2000 hingga 6000 hektar luas wilayah yang dicanangkan berintegrasi dengan infrastruktur.

Selain penyelesaian pembangunan bandara bari yang berada di wilayah Desa Danau Usung, Pemkab Mura juga akan usulkan pembangunan bendungan di Muara Joloi sebagai program pembangunan strategis pusat serta pembangunan Huma Betang di Puruk Cahu seberang.

“Semua ini direncanakan oleh Pemkab Mura mengingat wilayah kita nantinya yang berpotensi sebagai salah satu penyanggah Ibukota baru di Kalimantan Timur,”

Pembangunan bendungan yang direncanakan tersebut apabila terealisasi tentu dapat membantu pasukan energi listrik dari bendungan Riam Kanan yang ada di Kalimantan Selatan untuk mensuport pembangunan yang terhubung dengan energi maupun potensi lainnya.

Sehingga, persiapan terkait penataan dan pembangunan yang ada di Kabupaten Murung Raya kedepannya harus benar-benar matang mengingat kondisi dan potensi yang dimiliki cukup besar bagi kemajuan daerah. (Mur)

iklan

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *