banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan

Panen Jagung Hibrida Binaan PT BEK

Jum, 4 Februari 2022 | 293 Views

PANEN JAGUNG - Mine Head Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BEK, Priyono Pribadi didampingi Mine AMM PT. BEK, Hirung serta beberapa perwakilan perusahaan subkontraktor saat ikut panen jagung hibrida bersama Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra di lahan Kelompok Tani Bina Usaha di Desa Benangin I, Rabu (2/2/2022).

MUARA TEWEH – Kelompok Tani Bina Usaha Desa Benangin I, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalteng yang merupakan binaan dari perusahaan tambang batu bara PT Bharinto Ekatama (BEK) sukses melaksanakan panen jagung hibrida bersama Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, Sekda Drs Muhlis dan FKPD lainnya.

Mine Head Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BEK, Priyono Pribadi mengungkapkan, bahwa ini merupakan salah satu bentuk program dari pengembangan masyarakat yang dilakukan di Desa Benangin I, Kecamatan Teweh Timur ini.

“Budidaya pertanian jagung hibrida ini atas inisiatif dari masyarakat atau petani di Benangin I sendiri. Jadi kami hanya memfasilitasi saja berupa pemberian bibit, pupuk, insektisida, pemberian pembelajaran dan pendampingan dari Dinas Pertanian Barito Utara,” ungkap Priyono.

Disampaikannya, bahwa pemberdayaan masyarakat melalui program budidaya jagung hibrida ini merupakan awal dari program pembinaan dari perusahaan dan nantinya program ini akan terus dikembangkan serta dilanjutkan ke program-program lainnya.

“Karena selain jagung yang ditanam di lahan seluas 8 hektar, nantinya masih ada lagi penanaman porang yang akan dilakukan pada bulan Februari ini di atas lahan seluas 2 hektar yang dikembangkan oleh Kelompok Tani Bina Usaha ini,” tuturnya.

Harapannya, dengan berkembangnya penanaman jagung kedepan, Desa Benangin I ini dapat menjadi sentra produksi jagung khususnya di wilayah Kecamatan Teweh Timur.

Kedapan, akan banyak lagi program yang dapat diusahakan seperti pemberian alat pencacah jagung untuk meningkatkan nilai tambah menjadi bahan pakan ternak setengah jadi, sehingga dengan demikian, maka harapannya bukan hanya dari pertanian ini saja, tetapi ada dari sektor usaha masyarakat yang lain seperti ternak ayam dan sapi.

“Karena dari jagung ini banyak sekali sebenar manfaatnya yang dapat diambil baik seperti dari bonggol jagung, dari batang untuk pakan ternak sapi. Tentu ini hanya sebagian besar yang akan kami kembangkan terkait dengan pembinaan yang ada di Desa Benangin I, Benagin II dan Benangin V,” pungkasnya.

Mine AMM PT. BEK, Hirung menambahkan bahwa ini merupakan bagian awal program jangka Panjang. Karena ini terintegrasi dengan RPJMD Desa, Kecamatan maupun Kabupaten, tentu dengan demikian pengembangan masyarakat ini salah satu fokus kami kedepan untuk ditingkatkan.

Jadi hasil jagung ini bukan hanya sekedar sebagai material saja, tetapi kita tingkatkan dalam bentuk yang lebih bermanfaat lagi seperti benggol jagung yang selama ini dibuang, harapannya kedepan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak sapi.

“Tentu ini akan terus kami tingkatkan upaya pemberdayaan masyarakat ini, sehingga masyarakat Benangin dapat menjadi masyarakat yang sejahtera dan mandiri. Kita memiliki budget, tetapi SDM nya yang masih kurang. Tetapi kita didampingi Dinas Pertanian yang konsisten membangun masyarakat dari sektor pertanian, sehingga kita mendapatkan hasil yang lebih optimal lagi sebagaimana yang diharapkan,” terang Hirung.

Terpisah, Mastuah Effendi, Ketua sekaligus Koordinator Kelompok Tani Bina Usaha Desa Benangin I menyampaikan, bahwa dalam kelompok tani ini terdiri dari berbagai variabel atau latar belakang seperti ada PNS, Ustadz dan masyarakat bisa di Desa Benangin I.

“Dalam pengembangan kelompok tani ini kami punya pengharapan konsisten dan diharapkan bisa menyebar lebih luas lagi seperti bisa membangkitkan spirit ke seluruh petani di Kecamatan Teweh Timur untuk mengembangkan sektor pertanian ini,” kata Mastuah.

Kedepan perencanaan pada tahap pertama ini akan diadakan peternakan ayam petelur sebanyak 1000 ekor, penggemukan sapi 15 ekor serta pengembangan tanaman porang yang akan ditanam diatas lahan seluas 2 hektar.

Karena lanjut dia, dalam pembukaan lahan ini totalnya seluas 10 hektar diantaranya untuk tanaman jagung hibrida ini seluas 8 hektar dan sisanya 2 hektar untuk tanaman porang.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT. Bharinto Ekatama atau PT. BEK yang telah melakukan pembinaan yang sangat luar biasa ini terhadap kelompok tani BB Ina usaha di Desa Benangin I, Banangin II, dan Benangin V,” tukasnya. (red)

iklan

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *