banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan

Tindak Lanjuti Soal Harga Minyak Goreng, Komisi II DPRD Kunjungi Pabrik Pengolahan Minyak Goreng

Sel, 25 Januari 2022 | 436 Views

Foto - Sebagai bentuk dukungan untuk menurunkan harga minyak goreng perusahaan PT. SSM mendistribusikan produk mereka kepada masyarakat melalui Pemerintah Kecamatan Mentaya Hilir Utara Kabupaten Kotawaringin Timur.(Fit).

SAMPIT – Jajaran Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang dipimpin langsung oleh Ketua Hj. Darmawati mendatangi pabrik pengolahan minyak goreng milik PT. Sukajadi Sawit Mekar (SSM) Musim Mas Group.

Dalam kunjungan tersebut Darmawati Ketua Komisi II DPRD Kotim turut didampingi Wakil Ketua Faisal Damarsing, anggota Hj. Mariani dan M. Abadi. Di mana dalam kunjungan tersebut disambut langsung oleh General Manager Humas Musim Mas Group, Rusli Salim dan jajaran staf perusahaan.

“Jadi maksud dan tujuan kami hari ini untuk menindaklanjuti soal harga minyak goreng yang naik secara signifikan di tengah perbaikan ekonomi pasca pandemi Covid-19, karena itu sengaja kami kunjungi pabrik pengelohan minyak goreng dari perusahaan kelapa sawit untuk mengetahui jumlah pasti kuota minyak yang telah disalurkan kepada masyarakat,” kata Darmawati di Sampit, Selasa (25 /1).

Menurut Darmawati, kondisi kenaikan sekaligus kelangkaan minyak goreng yang terjadi saat ini sangat terasa aneh padahal di Kotim sendiri ada banyak perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pabrik pengelohan minyak CPO yang salah satu produknya juga menghasilkan minyak goreng.

Foto – Jajaran Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, saat melihat langsung proses pengemasan produk olahan minyak kelapa sawit menjadi minyak goreng di Pabrik PT. SSM di Desa Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.(Fit).

“Kita ketahui bersama bahwa kenaikan harga minyak goreng memang terjadi diseluruh Indonesia, meski demikian justru akan aneh jika kondisi yang sama terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur yang jelas-jelas ada banyak PBS yang memiliki pabrik pengelohan minyak kelapa sawit,” ungkap Darmawati.

Menanggapi hal itu, Rusli Salim menyampaikan bahwa pihaknya saat ini telah melakukan beberapa terobosan untuk membantu menormalkan harga minyak goreng yang mengalami kenaikan. Saat ini PT. SSM bersama PT. Globalindo Alam Perkasa (GAP) satu group melaksanakan kegiatan pasar murah bagi masyarakat bekerja sama dengan pihak pemerintah kecamatan.

“Bentuk kerja sama menurunkan harga minyak goreng itu, kami bersama pihak pemerintah kecamatan mentaya hilir utara sudah mendistribusikan minyak goreng kemasan 1 liter dengan harga Rp.14 ribu kepada masyarakat, jadi masyarakat bisa beli langsung produk kita di kantor kecamatan,” ungkap Rusli Salim.

Kemudian lanjutnya, upaya lainnya yang juga telah dilakukan oleh pihaknya dengan menyalurkan sebanyak 72.000 liter minyak goreng kemasan kepada pihak rekanan yang ditunjuk perusahaan sebagai distributor minyak goreng dari PT. SSM dan PT. GAP untuk di ecer ketingkat pasar.

“Garis besarnya kami sangat mendukung apapun bentuk kebijakan dari pemerintah pusat maupun daerah terkait bagaimana bersama-sama menyikapi persoalan kelangkaan sekaligus kenaikan harga minyak goreng yang sampai kepada masyarakat,” jelas Rusli.

Dalam kunjungan tersebut juga jajaran Komisi II DPRD Kotim juga dipersilahkan untuk melihat secara langsung proses pengemasan minyak goreng dari PT. SSM dengan label Produk M&M yang telah dipasarkan kepada masyarakat.(Fit).

Foto – Jajaran Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, saat melihat langsung proses pengemasan produk olahan minyak kelapa sawit menjadi minyak goreng di Pabrik PT. SSM di Desa Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.(Fit).

Foto – Sebagai bentuk dukungan untuk menurunkan harga minyak goreng perusahaan PT. SSM mendistribusikan produk mereka kepada masyarakat melalui Pemerintah Kecamatan Mentaya Hilir Utara Kabupaten Kotawaringin Timur.(Fit).

iklan

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *