banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan

Pemkab Kotim Diminta Segera Mulai Pelaksanaan Proyek Fisik

Kam, 6 Januari 2022 | 226 Views

Foto - Wakil Ketua I DPRD Kotim, H. Rudianur

SAMPIT- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur diminta segera memulai pelaksanaan proyek-proyek fisik yang sudah direncanakan agar hasilnya lebih maksimal dan serapan anggaran tinggi.

Hal tersebut diungkapkan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Rudianur, di Sampit, Kamis.

Ia menekankan agar pemerintah daerah setempat segera mempersiapkan lelangnya supaya pekerjaan bisa segera dimulai.

Menurut dia, pemerintah perlu mengantisipasi kejadian-kejadian di luar dugaan yang berpotensi menghambat proyek fisik seperti jalan, jembatan, bangunan dan lainnya.

Tidak hanya dampak cuaca seperti banjir, juga kondisi lain seperti kekosongan pasir imbas penertiban galian C seperti yang terjadi di akhir 2021 lalu.

Pengerjaan proyek lebih awal sebagai antisipasi jika terjadi kendala sehingga masih cukup waktu untuk mencarikan solusinya sehingga pengerjaan masih bisa selesai tepat waktu.

“Begitu pula jika hasilnya belum sesuai target maka masih ada waktu untuk memperbaikinya,” kata dia.

Dampaknya juga akan sangat bagus terhadap serapan anggaran yang diharapkan nantinya bisa mendekati 100 persen. Jika pekerjaan tuntas maka serapan anggarannya otomatis juga sesuai rencana.

Pengerjaan proyek fisik juga akan mampu menyerap banyak tenaga kerja. Artinya akan banyak keluarga yang mendapatkan penghasilan dari kegiatan proyek-proyek fisik tersebut.

“Jika pengerjaan proyek molor maka dikhawatirkan akan berdampak terhadap kualitas pekerjaan. Jangan sampai rekanan mengejar target waktu sehingga mengabaikan kualitas pekerjaan, ” tegas dia.

Politisi Golkar ini juga menegaskan, jika proyek fisik terlaksana dengan baik maka diharapkan membawa dampak positif yang besar terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Ini diharapkan mampu membantu percepatan pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19 yang masih terjadi.

Ia mengaku sangat tidak setuju jika ada satuan organisasi perangkat daerah yang menunda-nunda lelang dan pelaksanaan pekerjaan proyek fisik. Hal ini harus dihindari karena dampaknya akan merugikan masyarakat, apalagi jika sampai membuat hasil pekerjaan tidak sesuai harapan.

“Jangan suka menunda-nunda karena akan menimbulkan dampak kurang baik. Sangat disayangkan kalau proyek fisik tidak berjalan baik karena anggarannya sudah dialokasikan,” demikian Rudianur.(Fit).

iklan

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *