banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan
banner-iklan

Legislator Minta Tingkatkan Pengawasan Pupuk Bersubsidi di Kotim

Jum, 28 Januari 2022 | 417 Views

Foto - Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, M. Abadi (Kiri), bersama Camat Mentaya Hilir Utara, Muslih (kanan).(Fit).

Sampit – Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) M.Abadi meminta agar pengawasan terhadap pupuk bersubsidi diperketat, hal tersebut dinilai penting dilakukan sebab belakangan ini harga pupuk meningkat sehingga rawan diselewengkan.

“Kami minta penyaluran pupuk subsidi diawasi, ini barang negara yang bersubsidi, objek penerima adalah masyarakat petani, terlebih saat ini harganya cenderung naik sebab itu sangat rawan di selewengkan,” kata Abadi di Sampit, Jumat (28/1).

Abadi menilai dalam penyaluran pupuk subsidi untuk sampai kepada kelompok petani perlu adanya pengawalan ketat sehingga tidak ada peluang bagi oknum yang tidak bertanggung jawab memainkan barang subsidi dari pemerintah ini.

Legislator Komisi II DPRD Kotim ini menyebutkan, pupuk subsidi merupakan sektor yang saat ini menjadi atensi dari penegak hukum. Salah satunya adalah program dari Jaksa Agung untuk memberantas permainan pupuk di tengah masyarakat.

Ia mengakui, kebutuhan pupuk di Kotim cukup banyak. Meski dirinya  tidak memiliki data resmi, namun jika dihitung dari jumlah petani, maka banyak sekali pupuk subsidi yang dialokasikan.

Dikatakannya, hal semacam ini tidak diketahui masyarakat,  sehingga barang tersebut sangat mungkin disalahgunakan.

“Sama halnya dengan BBM subsidi. Cuma pupuk ini  tidak mencuat seperti BBM.  Padahal ada miliaran rupiah anggaran pemerintah pusat dikucurkan untuk membayar subsidi tersebut,” pungkasnya.

Abadi meminta agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama dengan Dinas Pertanian melakukan pengawasan dan sinergitas, agar sasaran dari program subsidi pemerintah tidak dipermainkan oknum di lapangan.(Fitri).

iklan

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *